“Billy? Dia.. Menghilang?” “Jangan pura-pura! Kau bilang, beberapa hari yang lalu, kau bertemu dengannya. Dimana dia sekarang?” Senna menyeringai. “Tebak saja.” Tadi pagi, Ibu Billy datang ke kantor polisi. Melaporkan, jika Billy sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Ponselnya juga mati. Dan, terakhir ia pamit pada ibunya, jika akan pergi bersama Senna. “Ibunya mengatakan, jika terakhir kali, ia keluar bersamamu.” “Yeah. Kau tahu, kan? Dia cinta ma*ti pada Senna.” “Lalu? Kau apakan dia? Dan.. Desa yang kau katakan—dimana tepatnya?” “Kau.. Benar-benar menemukan buku catatan ku?” Kini giliran CID yang menyeringai. “Tebak saja.” ** Pukul 22.00. Seorang gadis baru keluar dari bar. Memakai dress ketat dengan panjang di atas lutut. Tanpa lengan. Berwarna hitam. Rambutnya dibi

