Perlahan, Senna melepaskan tangannya. “Billy?” Leo yang mengetahui itu, kembali berjalan mundur. “Iya, aku.. dimana Leo saat ini?” Senna memutar badan, sehingga menghadap Billy. “Aku tak tahu. Dia keluar untuk mencari mu.” “Baiklah. Sekarang kita keluar terlebih dulu.” Billy berjalan dan Senna mengikuti di belakang. Tiba-tiba, Leo menariknya ke belakang. Melingkarkan tangannya, pada leher Senna. Senna membelalakkan matanya, mencoba berteriak memanggil Billy. “Bi-Billy,” Suaranya bergetar. Seketika itu, Billy menoleh. “Senna!” CID yang mendengar teriakan Billy, segera berlari masuk. Billy dan CID kompak membelalakkan matanya. CID menodongkan pistol ke arah Leo. Sementara Billy, berjalan mendekatinya. “Jangan mendekat! Atau peluru ini akan bersarang di kepala Senna!” ucap Leo

