Calvin bersiap kemabli ke Indonesia, bahkan ia tak memberi kabar pada Alice tentang kepulangan nya yang lebih cepat dari perkiraan, karena memang keadaan ayahnya yang sudah pulih bisa melakukan aktifitas meski sedikit demi sedikit, selain itu juga Calvin mempunyai tanggung jawa yang besar pada setiap perusahaan miliknya, ia tak bisa terus-terusan hanya memantau ia juga harus bertemu orang-orang penting yang sedari entah kapan ia tolak untuk bertemu karena keadaan yang tak memungkinkan. Meski Calvin sudah mempercayakan semuanya kepada Raka dan Alice pria itu juga harus tetap turun tangan untuk meringankan pekerjaan para pegawainya yang teladan itu. "Kau sudah siapkan semuanya?" Tanya Calvin dalam sambungan telepon nya. "Sudah, kapan penerbangan mu?" Raka balik bertanya. "Nanti sore" "Ba

