Bandar Lele

1195 Kata

“Mau ke mana, Pak?” tanya Teh Tari pada Kang Yayat. “Ke Balong (kolam), mau ke mana lagi emangnya?” jawab Kang Yayat datar. “Aduh, meni barosen (bosan banget) di rumah,” tiba-tiba Teh Tari mengeluh, “Matakna (makanya) ke luar atuh, di rumah saja. Tuh ke pasar, rame, banyak orang!” respon Kang Yayat, sambil mencari-cari kunci motor. “Ah, males kalau ke pasar mah,” “Kenapa? Perasaan udah berapa minggu Mamah gak ke pasar, tepung sama telur udah abis di warung, kemarin juga ada yang mau beli udah dua balikan masih kosong aja,” Kang Yayat heran. “Biarin aja,” “Ih, kok gitu sih?” Kang Yayat semakin heran. “Udah... udah... jangan banyak tanya, sana ke Bolong!” usir Teh Tari, sambil mendorong punggung suaminya ke luar rumah. Kang Yayat pun pergi dengan motor bebeknya. Teh Tari seperti bia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN