Malam Takbiran

1204 Kata

Setelah berbuka puasa, dan bersantai dengan anak-anak sebentar, Pak Sumitro pamit hendak shalat tarawih di mesjid dekat rumah. Bu Aan bersama anak-anak membereskan sisa berbuka puasa, meski masih berusia 5 tahun, anak-anak perempuan memang tumbuh lebih dewasa di bandingkan anak laki-laki di usianya. Di usianya itu Si Kembar sudah bisa membantu pekerjaan rumah yang kecil-kecil seperti menyimpan piring kotor, atau memungut sampah-sampah dan membuang ke tempatnya. “Mak, kenapa sih kita kok gak punya pembantu?” tiba-tiba Prita nyeletuk. “Memang pembantu itu apa?” tanya Bu Aan, ia heran kenapa Prita bisa punya pikiran begitu. Jangan-jangan ia hanya asal bunyi, maklum lah anak-anak kadang apa yang di dengar dari lingkungan sekitar sering kali tidak disaring. “Itu lho, Mak, kayak Mak Iroh, p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN