Bu Tatang baru hendak pergi ke pasar ketika Ceu Romlah datang. Jarang-jarang ia berkunjung ke rumahnya. Dengan terburu-buru, Ceu Romlah masuk ke pekarangan rumah Bu Tatang. “Eh, Ceu, tumben, aya naon (Ada apa)?” tanya Bu Tatang heran. “Mak, maaf mengganggu, mau pergi, Mak?” “Baru mau ke pasar,” jawab Bu Tatang. “Oh, kirain gak akan ke pasar,” “Iya, mau belanja aja, soalnya hari ini bukan giliran Emak jaga toko,” “Ada apa ya, Ceu?” tanya Bu Tatang mengulang. “Minta waktunya sebentar ya, Mak, gini Mak, punten pisan sateuacana (mohon maaf sebelumnya), saya ke sini teh mau minta bantuan lagi,” Ceu Romlah sengaja datang ke rumah, karena ingin membicarakan soal Bank Emok, tidak enak kalau bicaranya di pasar. “Ada apa lagi, Ceu?” “Begini, Mak, Ceu Nunung udah 1 mingguan belum bayar tagi

