Jangan lupa love dan komentarnya Selamat membaca *** “Yura” suara di seberang terdengar khawatir, Yura diam kehilangan suaranya, lidahnya terasa kelu. “Kau baik-baik saja kan?.” Tanya Tomi lagi, “Kau disana kan nak?. Kau benar-benar di Hong Kong kan?.” “Ya ayah” suara Yura bergetar penuh ketakutan. “Pulanglah nak, mari kita berbicara. Aku minta maaf telah menyakitimu lagi, ayah bersumpah ini untuk yang terakhir kalinya. Pulanglah, maafkan ayah.” Yura menutup mulutnya menahan isakan, dia sangat takut jika Tomi marah dan akan memukulinya lagi bila Yura kembali ke rumah itu. meskipun dia membenci perbuatan ayahnya, tapi Yura juga tidak ingin membuat pria itu kecewa dan semakin terbebani karena dirinya. Saat aneh mendengar Tomi meminta maaf dan mengatakan jika itu akan menjadi perbuat

