Satu minggu pasca operasi di kepala, Dava sudah bisa pulang ke apartemennya. Namun, ia belum bisa kembali bekerja seperti biasanya. Tanpa lelah dan letih, Nadira pun menemani Dava di ruang perawatan rumah sakit. Terkadang, Mentari dan Davina pun sesekali menjenguknya. Sementara Saka, hampir tidak pernah sama sekali menemui Dava, barang sebentar saja. Ia sibuk dengan urusan perusahaan agar tidak terbengkalai, sambil mencoba menyelidiki kasus anak kandungnya yang mungkin saja tertukar di rumah sakit tempat istrinya melahirkan dulu. Seharusnya, di usia Saka yang sudah pensiun seperti ini, ia tidak pusing dengan mengurus perusahaan lagi. Namun, tidak ada pilihan lagi, dengan kondisi Dava yang tidak memungkinkan untuk bekerja kembali secepatnya. Setidaknya, Dava membutuhkan waktu pemulihan be

