Chapter 74. Siuman.

1064 Kata

Operasi di kepala Dava, berjalan dengan lancar tanpa hambatan sedikit pun. Pendonor darah yang sama dengan Dava, sangat cocok. Mentari dan Davina pun sangat berterima kasih kepada Medina yang telah rela mendonorkan darahnya untuk Dava. Darah yang terbilang sangat jarang dimiliki oleh setiap orang di Indonesia. Golongan darah yang masuk ke dalam golongan yang cukup langka. Nadira dan Cakra pun tak lupa mengucapkan kata terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Medina, yang telah mempermudah jalannya operasi untuk Dava. Medina pun ikhlas untuk mendonorkan darahnya demi rasa kemanusiaan, terlebih lagi kepada laki-laki yang pernah ia cintai itu. Meskipun dulu, sempat terbersit rasa sakit hati, marah dan dendam, atas penolakan yang ia terima. Namun, setelah ia memiliki kekasih yang bernama Mart

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN