Chapter 65. Mimpi Masa Lalu.

1233 Kata

Di kediaman Cakra Raka Bumi. “Ayah, akan bobo dengan kami lagi kan, Bunda? Iya, kan?” tanya Nanda nampak merengek manja, tidak mau ayahnya pergi. Nando pun nampak ikut menganggukkan kepala dengan apa yang dikatakan oleh adiknya. Nadira menggeleng lirih sambil melirik ke arah Dava yang nampak tersenyum penuh kemenangan. Dava telah berhasil merayu kedua anaknya agar Nadira menyetujui permintaannya. “Heeem, seribu satu cara akalmu, Kak,” sindir Nadira nampak memutar bola matanya malas. Dava nampak terkekeh pelan, melihat wajah Nadira yang menggemaskan di matanya. Nadira pun tidak ada pilihan lain, jika sudah melibatkan kedua anak kembarnya. “Bunda… kok, nggak jawab pertanyaan kami?!” tagih Nanda yang tidak sabaran. “Iya…, iya, Sayang. Tapi, hanya malam ini saja, ya. Tidak ada lagi bobo-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN