ῳ_ ῳ AUGURY GIRL ῳ_ ῳ Aku langsung menarik tangan Raka, lalu memeluknya. “Aku merindukanmu, Raka,” ucapku lirih. Raka membalas pelukanku. “Aku juga sangat merindukanmu, Nai.” Ia menepuk-nepuk punggungku sama seperti dulu saat ia ingin menenangkanku. “Kamu jangan menangis lagi,” ucapnya. Aku melepaskan pelukan, tanganku masih memegang pundaknya, lalu aku menatapnya dari kaki hingga ujung kepala. “Bagaimana keadaan kamu? Apa kamu baik-baik saja?” tanyaku. “Yah, aku baik-baik saja. Bahkan, aku mempunyai banyak teman di sini,” jawabnya dengan wajah ceria. “Syukurlah! Aku sangat lega melihatmu ceria seperti ini.” Raka yang tadinya berdiri, kini ikut duduk di sampingku. “Bagaimana denganmu?” Aku

