PART 33

1183 Kata

Tengah malam sebelumnya. Mateo merapatkan syal dan mantelnya. Pikirannya berselimut tanya. Dia berdiri di sebuah lorong gelap di depan sebuah kafe yang sudah tutup. Kafe itu sudah sunyi dan gelap. Tidak ada penerangan lagi di dalam atau di luarnya. Dan keberadaan tangga besi yang melingkar di depan jendela kafe menambah gelap suasana. Mateo berpikir tempat ini bukanlah sebuah tempat yang bagus untuk sebuah pertemuan. Namun Mateo datang juga dengan seribu tanya dalam benaknya, karena Dwyne Snowball adalah orang yang mengajaknya bertemu. Orang yang membuat Mateo berpikir keras karena selama ini yang Mateo tahu, Dwyne adalah abdi setia Darell. Dan caranya menyampaikan keinginan bertemunya jelas sangat tradisional. Mateo segera terpikir, Dwyne benar-benar teliti. Dwyne memilih menggunakan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN