Seandainya dapat mengembalikan waktu terbaik di dunia, seorang Dwyne Snowball ingin kembali ke masa 29 tahun lalu saat kota St. Petersburg masih begitu sederhana. Bangunan-bangunan kuno masih merajai kota itu. Penduduknya masih santun. Tidak jumawa seperti sekarang ini setelah tempaan modernitas yang tanpa henti. Mungkin sekarang Dwyne Snowball tak lagi muda. Namun ingatannya akan kenangan masa lalu yang begitu indah membekas dengan sempurna di hatinya. Mungkin sekarang ingatannya seringkali bermasalah, tapi seorang Dwyne Snowball tak pernah sedikitpun melupa tentang sebuah persahabatan dan balas budi. Mungkin waktu berjalan sudah begitu lama. Puluhan tahun. Namun Dwyne tak pernah melupakan arti sebuah janji. Janjinya pada seorang Borislav Bareskovic yang mereka ucapkan beberapa menit m

