Chapter 29

943 Kata

Setelah kebut-kebutan di jalan sehingga hampir saja Faga menabrak seorang bapak-bapak yang ingin menyebrang, Faga nampak tak perduli ia langsung saja melajukan motor ke rumah nya. Untung saja ada Sandi dan juga Gilang yang mengikuti Faga dari belakang meminta maaf akan kelakuan teman nya. Faga mengambil kunci rumah nya di dalam saku celana lalu membuka dengan cara terburu-buru. Terbuka lah pintu Faga langsung melihat ke sisi ruang tamu melihat Rossa yang memegang pecahan vas bunga ingin menggoreskan nya di tangan kiri nya. Rossa menangis, Indi terlihat dari raut wajah ketakutan. Faga tak melangkah mendekat ingin menyaksikan kedua orang itu, di belakang Faga juga ada dua orang yang juga menyaksikan. Yakni, Sandi dan Gilang. "Ndi, please maaf-in gue." Rossa berucap sambil menangis, entah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN