Bab 98

1470 Kata

“Pak Farez udah mau pergi kayaknya,” kata Rasya yang membuat Shankara menatap ke arah Farez. “Pak, kita bertiga kayak mata-mata nggak sih, mengamati Asia sama Pak Farez kayak gini?” tanya Kalila menatap ke arah yang sama. “Nggak lah,” balas Rasya. “Mereka hanya kebetulan berada di jarak pandang kita.” “Tapi, kita ngobrolin mereka, Pak.” “Ya karena hanya mereka yang kita kenal,” kata Rasya. “Memangnya kamu kenal sama cewek-cewek di sana?” “Masuk akal, sih, Pak.” Mengabaikan obrolan tak penting Rasya dan Kalila, Shankara kembali melirik ke arah meja di mana Asia dan Farez berada. Saat ini Farez sudah bangkit dari duduk sambil berbicara sesuatu kepada Asia. Asia pun ikut bangkit dari posisi duduk. Tak lama setelah itu, Farez akhirnya berjalan pergi meninggalkan meja di mana Asia berad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN