Bab 96

1449 Kata

“Asia mana? Kok nggak kelihatan?” tanya Papanya Asia kepada Clara yang saat ini tengah berada di ruang tengah. “Apa belum pulang dari kampus?” Papanya Asia menoleh ke arah jam dinding yang saat ini tengah menunjukkan pukul sepuluh malam. Clara tampak bingung. Gadis itu hanya bisa melirik ke arah mamanya yang saat ini berada di ruangan yang sama. “Dia…, dia udah dua atau tiga hari ini nggak pulang, Pa,” ucap mama tiri Asia kepada suaminya itu. “Nggak pulang?” tanya Papanya Asia dengan nada terkejut. “Keasyikan main sepertinya. Mungkin ngiranya mumpung Papa nggak ada di rumah, dia bisa bebas nggak pulang,” kata mama tiri Asia lagi. “Iya, betul tuh, Pa,” sahut Clara menyetujui ucapan mamanya. Papa Asia menarik napas dalam seraya mengambil ponsel miliknya yang berada di atas meja. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN