Chemistry

1206 Kata

“Jadi… lo beneran serius?” Suara Kyla terdengar pelan tapi mantap. Mereka duduk berhadap-hadapan di kafe kecil pinggir kota, hanya lampu gantung kuning temaram yang jadi saksi. Gibran menautkan jemarinya di atas meja, wajahnya dingin seperti biasa. “Gue nggak pernah bercanda soal bisnis, Kyla. Pernikahan kontrak ini cuma cara tercepat supaya gue bisa ambil alih perusahaan keluarga sebelum orang itu dan anaknya mulai gerak.” Kyla menarik napas panjang, mencoba mencerna kalimat yang sebenarnya sudah dia dengar semalam tapi tetap saja bikin jantungnya berdebar. “Dan lo pikir… gue orang yang tepat?” “Lo orang paling gue percaya,” jawab Gibran tanpa jeda. “Lo bukan tipe orang yang bakal nusuk gue dari belakang. Gue butuh istri di atas kertas, bukan drama.” Hening sebentar. Kyla menatap kopi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN