Letta menatap bayi perempuannya yang baru berumur tiga bulan dengan penuh sayang. Tiga bulan lalu dirinya melahirkan dengan bantuan Wenda dan juga bidan desa. Selama setahun ini, Letta memang masih tinggal di rumah Wenda yang ternyata sangat jauh dari kota. Lebih tepatnya, ia tinggal di pinggiran sungai dengan suasana alam yang masih tampak sejuk tanpa polusi. Pekerjaan Letta sehari-hari hanyalah membantu warga yang terkena penyakit dan menghasilkan uang yang walaupun tidak seberapa namun, cukup membantu Wenda dan suaminya untuk makan pagi, siang, dan malam. Letta membiarkan para warga membayar seikhlasnya karena kondisi di desa inipun tidak sama seperti di kota yang kebanyakan orang berada. Rumah di pedesaan ini banyak terbuat dari papan dan kayu-kayu yang sudah tua. Mereka hidup s

