BAB 19

1346 Kata

"Orine.." Azel bergumam membuat Letta membelalak kaget karena ia tahu Orine yang ini adalah Orine yang diceritakan oleh Kakaknya. Namun, bukankah Orine itu sudah mati? lantas kenapa wanita itu tiba-tiba muncul?   Tiba-tiba saja Letta merasakan genggaman hangat sebelumnya menghilang karena Azel melepaskan genggaman tangannya pada Letta. Pria itu bergumam tanpa menatap Letta sama sekali karena pandangannya terus menatap wanita cantik yang kini ada didepannya. "Letta, bisakah kau meninggalkan kami?"   Letta mengangguk, "hmm." Sejenak, ia menatap wanita itu, kemudian membalikkan badan dan beranjak dari sana. Namun, sebelum Letta menutup pintu ruangan Azel dengan rapat, ia sempat mendengar gumaman kecil dari mulut wanita bernama Orine tersebut.   "Sayang, aku merindukanmu.."   ***

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN