Episode 10

370 Kata
Rendi segera turun dari mobil dan menghampiri ayahnya yang sedang duduk lemas ditepi jalan. " Pa.. papa gak papa kan pa,, apa yang udah mereka lakuin ke papa.. siapa mereka pa?", Rendi begitu khawatir melihat ayahnya babak belur tetapi ayah nya tidak menjawab dia hanya menunjuk seorang wanita yang sedang tergeletak disebrang jalan. Rendi lalu menoleh kebelakang dan berjalan mendekati wanita tersebut. Rendi sangat terkejut karna wanita yang tergeletak itu adalah Reina, orang yang sudah mengubah rasa benci dihatinya menjadi rasa cinta. " Astaga, Reina.. Reinn bangun Reinn,, kamu kenapa Rein", Rendi menepuk pipi Reina secara perlahan. Tak lama ayahnya segera memanggilnya untuk segera pergi kerumah sakit. "Rendi.., cepat bawa dia kerumah sakitt", ucap ayahnya lirih. "Baik pa", jawab Rendi yang langsung membopong Reina masuk kedalam mobil. Setelah itu dia pun membantu ayahnya untuk duduk disamping kemudi mobil pajero putih itu. Rendi pun langsung melaju kerumah sakit. Ditengah perjalanan Rendi terus bertanya ke ayah tentang apa yang sudah terjadi dengan ia dan Reina. Dan kenapa Reina bisa babak belur begitu. "Pa.. sebenarnya apa yang terjadi pa",tanya Rendi. "Papa juga ga tau Ren, tadi papa habis meeting dengan clien papa di kafe, setelah papa keluar dari kafe itu tiba tiba kepala papa ditutup, dan papa gak bisa liat apa apa, tiba tiba aja papa udah dijalanan sepi tadi", ayahnya menjelaskan. Rendi hanya memukul kemudi mobilnya, karna Rendi kesal. "Untung aja ada gadis itu Ren, dia yang menolong papa tadi, papa berhutang budi dengannya", ujar ayah Rendi sambil menoleh kebangku belakang mobil itu. Terlihat sekali Reina dengan luka lebam diwajahnya. "Dia Reina pa.. teman sekelas aku", ucap Rendi. "Papa harus menemui orang tua nya Ren, papa harus meminta maaf, karna papa anak gadisnya jadi celaka", ujar ayah Rendi. "Dia gak punya orang tua pa.., orang tuanya sudah meninggal, dia hanya nge kost ditempat yang kecil dan gak nyaman,, dia sekolah sambil bekerja pa", jelas Rendi tentang Reina. "Ohh kasian sekali, papa jadi merasa bersalah Ren", ucap ayahnya. Tak lama mereka tiba dirumah sakit, Rendi langsung membopong Reina dan membaringkannya di brankar dan dengan segera petugas rumah sakit membawa nya ke ruang ICU. Rendi pun tak lupa membantu ayah nya untuk melakukan pemeriksaan, sedangkan mobilnya sudah diparkirkan oleh security di rumah sakit tersebut.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN