ENAM BELAS

1082 Kata

Saat ini Faiz dan Humairah serta Noah sedang dalam perjalanan menuju apartemen. Humairah yang duduk di belakang sendiri hanya merenung sambil melihat kaca jendela samping. Sedang meratapi nasib, itulah yang sedang dilakukannya. Hidupnya miris, punya suami seakan tak bersuami, menyedihkan. Andai waktu bisa diputar ulang, ia menyesali pilihannya yang salah ini. Sesekali ia menghela nafasnya sembari mengalihkan pandangannya ke arah Noah yang duduk di depan bersama dengan Faiz. Anak itu, demi anak itu ia mengorbankan kebahagiannya. Ia tak menyesali menjadi ibu untuk anak itu. Namun ia menyesali memiliki suami yang sepertinya tak ber-hati. Kemudian, sejenak Humairah menghentikan pandanganya pada satu arah, Faiz. Ia renung punggung pria itu. Bertanya-tanya dalam benaknya. Kenapa pria yang bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN