EMPAT PULUH TUJUH

1501 Kata

Humairah terbangun dari tidurnya. Saat membuka mata ia melihat Sang suami sudah berpakaian rapi sepagi ini. Jam dinding saja baru menunjukkan pukul 6 pagi. Humairah bukannya bangun kesingan, tapi setelah sholat subuh ia tidur kembali karena merasa lelah dan masih sangat ngantuk. Ia menarik diri untuk duduk, setelah mengupulkan nyawa. Saat sudah agak segaran ia bertanya pada suaminya yang sudah siap mau berangkat kerja itu. "Mas, kamu udah mau berangkat?" "Iya," jawab Faiz seraya bercermin-merapikan rambutnya. Supaya tambah tampan dan terlihat mempesona di mata orang-orang yang melihatnya. Uh, ia harus tampil keren tiap waktu. Sudah jadi kewajiban soalnya. "Sepagi ini?" "Iya, Sayang." "Tapi kan, jam segini rumah sakit masih sepi, Mas. Teman-teman kerja kamu juga pasti belum pada ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN