EMPAT PULUH DELAPAN

1518 Kata

Faiz memasuki area parkiran mobil. Ia memarkirkan mobil ferrarinya di sana. Saat mobilnya sudah terparkir rapi, ia turun dari mobil. Suasana di parkiran masih sepi. Hanya ada beberapa mobil yang dapat dihitung dengan jari. Di sini parkir khusus pekerja, bukan umum seperti untuk pasien. Faiz memulai langkahnya. Ia tiba dalam rumah sakit. Ia menuju ruangannya. Karena ia terburu-buru ia tidak sengaja menabrak salah satu dokter yang sedang bertugas. "Sorry-sorry," ucap Faiz meminta maaf. Dokter itu mengangkat kepalanya, ia juga salah karena ia jalan menunduk jadinya ia tidak melihat ada orang di depannya. "Saya juga minta maaf," ucap pria itu. "Eh, Faiz," lanjutnya saat ia melihat dokter ganteng mantan incaran para perawat cewek saat masih single. Ternyata yang menabraknya merupakan te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN