Faiz mengemasi semua barang-barangnya. Ia juga sudah mengemasi barang milik Noah. Hari ini ia akan pergi dari apartemennya. Tidak ada alasan lagi untuknya berada di sini. Untuk apa juga ia terus hidup bersama wanita yang bukan muhrimnya itu. Setiap hari hidup dengan wanita itu membuatnya terus merasa berdosa. Karena terus teringat malam itu yang ia habiskan bersama dengan Rahel. Bisa-bisanya ia tidur dengan wanita seperti itu. Dan karena itu hubungannya dengan Humairah berakhir. Faiz meletakkan 2 koper yang berisikan pakaiannya dan Noah di depan pintu apartemen. Rahel menatapnya sejak tadi. Wanita itu duduk di sofa dan cuma diam. Entah kenapa wanita itu diam padahal biasanya selalu banyak bicara. Mungkin wanita itu sedang puasa bicara. Entahlah, untuk apa juga ia memikirkan wanita laknat

