LIMA PULUH SATU

1256 Kata

Humairah tertunduk diam. Berat untuknya berterus terang. Ia tidak mau menjelekkan suaminya tapi memang penyebabnya adalah suaminya. Tapi bukankah ia sebagai istri harus menyembunyikan aib suaminya. Seburuk apapun suaminya ia tidak boleh menjelekkannya. "Malah diem, jawab dong, Mai." Mairah mengangkat wajahnya. Dinda menatapnya, wanita itu menunggu jawaban darinya. "Bukan," sanggah Humairah. "Terus apa dong?" "Masalah kecil aja kok. Ya maklumlah, setiap rumah tangga pasti mengalami yang namanya masalah." "Aku gak percaya." Dinta tidak percaya dengan jawaban temannya itu. Jika memang masalah kecil kenapa temannya itu sampai resign segala. Pasti masalah besar makanya wanita itu sampai memutuskan berhenti bekerja di rumah sakit ini. Mungkin alasannya karena dia tidak mau bertemu suami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN