Humairah masuk ke dalam taksi sambil bergumam. "Ada apa dengan Faiz hari ini. Kenapa kepribadiannya sangat sulit ditebak. Apa dia sudah setres karena aku meninggalkan dia?" Humairah menghela nafas. "Pak, antar saya ke alamat sebelumnya ya." "Baik, Mbak," sahut supir taksi online yang sudah Humairah boking. Saat sudah sampai di rumah Humairah langsung menyelong masuk tapi Abinya tiba-tiba muncul. "Habis darimana?" tanya Hasan. "Keluar cari angin." "Sini dulu, ada yang mau Abi sampaikan." Humairah menghampiri Abinya. "Abi mau menyampaikan apa sama aku?" "Jadi gini. Tadi Alif sudah bicara sama Abi, katanya dia suka sama kamu dan ingin menikahi kamu." "Apa?? Menikahi aku?" Hasan mengangguk. Humairah langsung mendaratkan bokongnya ke sofa seraya menghembuskan nafasnya. Ia tidak m

