Syeril dan Reza diadili oleh warga setempat. Mereka mengusulkan, jika bayi itu tidak boleh digugurkan, maka Syeril harus dinikahkan dengan Reza. Ini gi'la! Mana mungkin Syeril mau melakukan itu, sedangkan statusnya saja masih sah menjadi istri Reval? Ia sangat tidak mungkin menyetujui usul tersebut. Biar bagaimanapun, Syeril akan tetap bertahan dengan pendiriannya. "Pak, saya ini punya suami. Saya gak mungkin menikah dengan Reza. Saya juga bukan perempuan murahan yang bisa tidur dengan sembarang lelaki!" tolak Syeril dengan penuh emosi. "Saya juga tidak setuju," tolak Nurma. "Reza itu pacar saya, Pak Kades. Reza juga ndak mungkin melakukan hal itu." "Alah, bohong! Ndak ada maling yang ngaku," sanggah warga. "Betul!" timpal beberapa warga lain. "Tenang-tenang!" Pak Kades melerai. "Mbak

