Syeril dan Reza diseret ke kantor kelurahan. Keduanya dihakimi oleh kepala desa dan penduduk setempat. Menurut saksi mata yang melihat, mereka telah melakukan perbuatan tidak senonoh di tempat umum. "Tapi, saya nggak ngelakuin apa pun, Pak. Saya berani bersumpah." Syeril berucap tegas. "Iya, Pak Kades. Saya ndak melakukan apa-apa. Saya hanya menolong Mbak Syeril aja, ndak lebih." Reza menimpali. Dengan berbagai pertimbangan dan penjelesan, akhirnya Syeril dan Reza jauh dari sanksi. Namun, mereka dilarang untuk bertemu selama beberapa hari, karena menghindari timbulnya fitnah. * Syeril tidak bisa tidur malam ini. Entah mengapa ia selalu merasa jika Reval berada di dekatnya. Bahkan, sangat dekat. Namun, gadis itu tidak tahu di mana Reval kini. Ia masih berpikir jika pemuda berada di B

