** "Gue minta duit, dong!" kata Syeril tiba-tiba. Dia sudah rapi dengan tas slempang di pundak. "Mau ke mana sore-sore gini?" tanya Reval. Dia sibuk mengoperasikan laptop. "Kenapa, sih, lo harus kepoin gue terus? Terserah gue dong mau ke mana aja. Itu bukan urusan lo!" "Sekarang jadi urusan gue, karena lo tanggung jawab gue." "Alah! Udah, deh. Nggak usah drama! Mana? Minta duitnya!" ketusnya sambil menadahkan tangan. "Nggak ada," kata Reval santai tanpa menoleh. Syeril kesal. Dia mendekati Reval yang duduk bersila di karpet. "Ck! Bagi duit, buruan! Gue udah ditungguin temen-temen!" kata Syeril sambil mengentakkan kaki. "Gue bilang nggak ada. Kurang jelas?" Pemuda ini masih fokus ke layar laptop. "Mama sama Papa pasti ngasih ke elo, 'kan? Mana? Cepetan!" gertak Syeril. "Ingat, ya,

