Bab 48 : Baikan

1594 Kata

* Saat Syeril hendak berangkat sekolah, Reval menghalanginya. "Syeril, aku bisa jelasin semuanya. Tolong, kamu dengerin aku dulu," pinta Reval. "Jelasin apa lagi?" Syeril sangat tak acuh. "Aku udah telat." Syeril berlalu. Namun, Reval membuntutinya. "Syeril, sepuluh menit aja, please...!" Reval memasang wajah melasnya. Syeril menghela napas. "Oke, sepuluh menit," kata gadis ini sambil bersedekap da'da. "Jessy itu teman masa SD aku. Dulu, mungkin emang aku anggep dia pacar. Aku anggep dia cinta pertama aku. Tapi itu dulu banget, dan aku gak tau dia anggep aku apa waktu itu. Setelah lulus SD, dia pergi ke luar negri. Dia ikut orang tuanya. Dan kami losscontact. Aku emang kehilangan dia banget sampe aku gak bisa move on dari dia. Setelah itu Vania bantu aku move on mati-matian. Setela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN