“Leo, tidurlah. Matamu sangat lelah,” ucap Alana sambil memperhatikan mata Leo yang sedikit berkantung. Akhir-akhir ini pria itu memang kurang tidur. Ia terlihat sangat lelah, tetapi berusaha ia abaikan. Meskipun seperti tidak ada masalah yang mengganggunya, tetapi Alana tahu apa yang sebenarnya Leo pikirkan saat ini. “Nanti saja. Sekarang adalah saatnya aku menghabiskan waktu berdua bersamamu,” jawab Leo dengan senyum lemahnya. Ia kemudian memegang kedua bahu Alana dan menarik Alana ke dalam pelukannya. “Apakah dengan bersamaku membuatmu tidak merasa lelah?” tanya Alana sambil membalas pelukan Leo. “Tidak sama sekali. Justru aku merasa segar. Aku senang selalu berada di dekatmu. Aku selalu bahagia.” Leo semakin mempererat pelukannya pada Alana. Selagi ia masih bisa memeluk Alana denga

