Ekstra part 2.

1150 Kata

"Sayang, maafin Abang, ya, cari nasi gorengnya lama." Ujar Bang Aldo sambil menyerahkan sebungkus nasi goreng setelah aku duduk di sofa. "Tapi nasinya udah dingin, mau Abang angetin dulu?" Tanyanya berusaha bangun dari duduknya, tapi aku menahan dengan semakin mengeratkan pelukanku. "Ya udah, kamu makan aja, ya." Rayunya sambil mengelus pipiku, mengusap sisa air mata yang masih ada di sudut mataku. "Suapin." Pintaku. "Iya, Sayang," jawabnya. Hanya beberapa suap dan aku sudah merasa mual, melihatku Bang Aldo terlihat sangat cemas, berlari ke dapur lalu kembali dengan segelas air hangat. "Gimana? Kamu mau apa lagi?" Tanyanya setelah melihatku lebih baik. Aku menggeleng sambil merentangkan tangan memintanya kembali memelukku, karena hanya itu yang kuinginkan. Tapi yang dia lak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN