Meski sedang cuti, Ezra tetap bekerja dari rumah. Pernikahan mereka memang tidak seperti pernikahan pada umumnya. Mereka berdua sudah tinggal bersama sejak sebelum menikah, itu membuat keduanya tidak kerepotan dengan drama pindahan rumah dan sebagainya. Sementara Daya, dibantu Troy juga bu Desi sedang membuka bingkisan dari kerabat dan menyusunnya di dalam kamar yang sekarang ia tempati bersama Ezra. Suara Bel di depan membuat bu Desi pamit untuk membukakan pintu pada tamu yang sedang menunggu di depan. Tak lama, bu Desi kembali lagi dan membisikkan sesuatu di telinga Daya. “Ada tamu, mbak – mbak yang tempo hari bertengkar dengan mas Ezra.” “Mau ketemu siapa Bu?” “Mas Ezra.” Daya bangkit berdiri dan mengatakan akan memberitahu Ezra. Bu Desi kembali melanjutkan membuka – buka bungkusa

