Daya tidak mengerti, seberapa besar kekecewaan Ezra pada Vika. Adik satu – satunya. Karena Daya tidak pernah memiliki saudara kandung yang bisa ia bayangkan. Daya tidak tahu rasanya mengkhawatirkan saudara kandung yang ia sayangi. Vika sudah terlalu jauh melewati batas, bahkan untuk hubungan antar adik kakak. Ia menerobos garis – garis yang semestinya tidak ia lewati. Ezra mengemudi dalam diam. Daya berusaha tidak memancing apapun yang sedang Ezra tahan. Diladeninya obrolan Troy yang sedang menceritakan bahwa dirinya mendapat teman baru di area permainan tadi. Daya hanya ingin Troy juga mengabaikan keterdiaman Ezra yang sibuk dengan pikirannya sendiri. Namun, Daya menyadari, ia baru saja melewati jalan yang berlawanan dengan arah rumah mereka. Ketika dirinya mengingat – ingat, ini adalah

