Chapter 11 Jubah Hitam Waktu satu bulan yang diberikan Lord Mikhalios pun berakhir. Mika duduk di depan cermin besar dan melihat dirinya sendiri, sementara Ferris masih setia menemani sembari membenahi rambut hitam lurus miliknya. Awalnya, Mika agak canggung dan terganggu saat Ferris selalu mengikutinya. Kini, Mika mulai terbiasa dan menganggap Ferris seperti temannya sendiri. Menghabiskan waktu dengan Ferris terasa begitu menyenangkan. Berbeda dengan Mika, Ferris selalu mamasang wajah datar tanpa banyak bicara. Walau begitu, sang boneka selalu mendengarkan semua hal yang dikatakan oleh Mika. Menurut Mika, kepribadian Ferris mirip dengan Lord Aegis. Sang boneka cantik selalu mengingatkannya pada sang kekasih yang sekarang jarang menampakkan batang hidung. Terima kasih pada tugas negara

