"Stella tidak berbicara apapun setelah operasi." ucap saka. Saga hanya menatap datar ke arah anak kecil berusia lima tahun yang duduk diam menatap ke arah jendela di samping brangkar nya. "Kakak udah ajak stella liat mama dan papanya?" Tanya alina. Alina ikut merasakan sakit nya di tinggal kedua orang tua, karena ia pernah mengalaminya. Tapi stella pasti jauh lebih tersiksa karena kedua orang tuanya tiada saat di sekitar dirinya lah. Alina juga merasa bersalah. Coba damian tidak melindungi nya pasti laki-laki itu bisa bersama stella sekarang. Saka menggeleng, "Gue belum siap al. Ngasih tau tentang ana aja udah bikin dia hancur banget." Alina mendongak menahan air mata yang mendesak untuk keluar. Ana dan damian sudah di makamkan sesuai dengan agama mereka, galen dan iren yang mengurusn

