Daniel membaringkan tubuhnya disamping Ana, satu tangannya dia jadikan bantal untuk menopang kepala Ana, dan satu tangannya lagi memainkan rambut Ana. "Aku Mencintaimu"gumam Daniel. Ana mendongkak menatap Daniel yang sedang menatapnya intens. "sejak kapan?!"Daniel menyerngit. "Apa?" Ana tertunduk, namun matanya kembali menatap sang pria dihadapannya. "sejak kapan kau mulai menyukaiku, ini sudah hampir dua bulan dan kau baru mengatakan aku mencintaimu padaku"Daniel tersenyum dengan matanya yang menyipit. "sejak aku melihatmu pertama kali di Sungai Bronx, tapi aku tidak mungkin membawamu pergi dan memintamu untuk aku pacari"Ana menatap Daniel bingung dengan keningnya yang mengerut. "Apa?" Daniel menatap Ana tajam, pandangannya benar-benar terlihat menusuk, tapi hal itu sama sekali tid

