Bab 58

1252 Kata

“Tentu saja ada. Suami dan anaknya juga di sini. Itu suaminya Dita dan anaknya.” Kaisar menunjuk Rendra yang berdiri di samping Bu Dewi sambil menggendong Ale. Bowo menelan saliva melihat sosok Rendra. Jelas dia kalah jauh dari suami Dita itu. Selain kalah ganteng, tinggi, dan karisma, juga kalah secara ekonomi. Bowo hanya pegawai kantor biasa dengan gaji sesuai UMP, berbeda dengan Rendra yang seorang pengusaha kafe. “Beneran itu suaminya Dita, Kai?” Dia masih belum yakin. “Kalau tidak percaya tanya istriku nih. Dia kakak kandung suaminya Dita.” Kaisar melirik pada Shasha. “Enggak usah, Kai. Aku percaya kok,” timpal Bowo. Kaisar tertawa kecil melihat teman SMA-nya itu. “Sudah, ikhlaskan! Kamu pasti akan mendapatkan jodoh yang terbaik.” Dia menepuk bahu Bowo. Memberikan semangat padanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN