Suasana menjadi hening beberapa detik. Wajah Kinar terlihat kebingungan.”Kamu ngomong apa sih. Kamu Gaara kan?” “Iya. Gaara temennya Naruto, serial anime itu loh. Aku suka banget itu,”kata Bara santai. Kinar menepuk jidatnya.”Demi apa...kamu jawabnya tadi bercanda, Bara!!”Kinar berteriak geram pada suaminya itu. Ia sudah seserius itu sampai kabur dari rumah, walau baru sampai halaman. “Iya. Makanya aku bingung...kenapa kamu marah banget sampai lempar aku pakai hape. Lihat nih merah.” Bara menunjukkan pundaknya yang memang terlihat bekas kemerahan, beberapa sisi terlihat membiru karena lemparannya memang sangat keras. “Kan tadi itu kita lagi cerita soal...siapa kakak di masa lalu. Terus...kakak bilang Kakak adalah Gara,aku pikir Gara temen sekolahku dulu.” Kinar menutup wajahnya dengan

