Kinar tersenyum sendiri, karena mendadak ia punya grup chatting yang baru, berisikan teman-teman dekatnya semasa sekolah dulu. Tentunya mereka semua sudah berkeluarga dan memiliki anak. Banyak sekali yang sudah mereka bahas hari ini. Mulai dari mantan gebetan yang sekarang menjadi pengusaha kaya, atau teman mereka yang dulunya anak pejabat kaya raya sekarang menjadi tukang gorengan, sampai ke merk lipstik yang tahan lama sampai dipakai makan sekali pun. Bara melirik bayangan sang isteri di cermin dari kejauhan.”Kamu jangan coba-coba pergi ya, sayang,”katanya dengan nada peringatan. Kinar tersentak.”Siapa yang mau pergi?” Kinar berkilah. “Kelihatan dari mata kamu...sedang merencanakan sesuatu,”kata Bara lagi. Kinar memutar bola matanya, cukup kesal karena belum apa-apa suami sudah memer

