“kenapa tiba-tiba kalian diam dan bukti apa yang kau maksud?” tanya Adriana menuntut namun masih terdengar sangat santai Pandangannya tak lepas dari suaminya yang berusaha meraih tubuhnya “Ri ini tidak seperti yang kau dengar, dia hanya mengarang cerita” Adriana menulikan pendengarannya ia sudah muak dengan semua kebohongan suaminya, kali ini ia tak ingin mundur “aku memang memiliki bukti kalau kau lupa Rian” sanggah Dita tak kala sengit “Ri aku mohon jangan dengarkan ucapannya, dia hanya memeras ku melalui bukti sialan itu. Dita bukan kah perjanjian kita sudah jelas dari awal” desis Adrian mencoba menjauhkan Adriana “kenapa kau takut kalau istrimu akan kembali meninggalkan dirimu setelah mengetahui permainanmu di belakangnya” “dan asal kau tau selama ini aku menggantikan posisimu,

