Adrian menatap gahar pada sosok yang tengah terdiam di ambang pintu, mata tajamnya seolah sedang berbicara kalau dirinya sudah di tahap kemarahan dan kekecewaan, sebagai seorang ayah ia merasa gagal mendidik anak gadisnya yang selalu berjalan di luar batas toleransi yang ia berikan. “sudah puas melawan semua aturan papa?” “apa yang kamu banggakan atas kelakuan liar kamu ini Tera, keluar malam, alkohol, pergaulan bebas, kamu perempuan nak, kamu mau jadi apa? Perempuan gak baik yang kerjanya___” Adrian tak melanjutkan ucapannya ia takut, yang keluar dari mulutnya adalah doa untuk anaknya “papa menyerah Tera, sekarang kamu bisa hidup sesuka hati kamu, mau kamu pulang ataupun tidak papa tidak akan melarang kamu, tapi jangan pernah kamu tuntut papa di akhirat kelak karena papa gagal mendid
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


