Tak berhenti dengan orang-orang yang mulai mengirim pembunuh untuk harga kepala Jeno. Hari ini, surat perintah penggeledahan datang ke kantor Jeno. Namun lagi-lagi dengan santai ia cukup melakukan sesuatu dengan ponselnya. Jeno dan kawan-kawan sekarang berdiri mengelilingi meja yang dipenuhi berkas dan lainnya. "Aku berhasil memeriksa data yang diambil Jaemin. Tapi, seharusnya itu mustahil. Kalian tahu sendiri semua file kita sudah memiliki enskripsi yang melindunginya secara automatis ketika dibuka di device yang berbeda." Jelas Samuel. "Tapi kita juga tak tahu seberapa hebat kemampuan Jaemin." Lanjutnya. "Dari data itu, sekalipun benar Jaemin berhasil membukanya. Berarti markas 9, 11 dan 23 perlu segera dikosongkan. Tak banyak data di laptopnya mengingat semua data tersebar diantara

