Di hadapan mereka, berdiri Hanin, ibu kandung Atena, yang tampak sangat murka. Matanya menatap tajam ke arah tangan Atena yang melingkar di lengan Romeo, lalu turun ke arah kandang kucing yang Romeo bawa. "Oh, jadi ini alasan kamu bolos kuliah dua hari ini?" Suara Hanin terdengar begitu dingin dan merendahkan. "Kemarin seharian menangisi kucing yang sudah mati, lalu hari ini merengek pada Romeo untuk dibelikan kucing baru? Cepat buang kucing itu, Atena!" Atena tersentak, nyalinya menciut. Namun, dia mencoba membela diri dengan suara bergetar. "Tapi, Ma ... kucing ini baru saja dibeliin Bang Romeo." "Aku tidak peduli! Cepat buang sekarang!" Hanin bergerak maju dengan emosi yang meluap. Dia mencoba merebut paksa kandang kecil yang ada di tangan Romeo. Namun, sebelum tangan Hanin menyentu

