"Pantai?!" Sina berteriak kegirangan saat tau bahwa Arsen membawanya ke pantai. Anggaplah Sina lebay karena begitu antusiasnya melihat pantai, tapi memang ini pertama kalinya Sina menginjakkan kakinya di atas pasir laut. Sina berlari untuk lebih dekat dengan air laut seraya merentangkan tangannya menikmati angin laut. Sina takjub melihat pemandangan di depannya. Matanya menyusuri laut yang sangat luas tanpa berujung. Menikmati angin sejuk yang menerpa tubuhnya, membuatnya nyaman. Cuacanya juga sangat mendukung, tidak begitu panas dan tidak mendung juga. Tidak banyak orang yang berada disana, membuat Sina lebih nyaman menikmati suasana. Arsen kini tengah berada di samping Sina seraya memasukkan kedua tangannya di saku celananya. "Kamu menyukainya?" Ucap Arsen melirik Sina dari samping

