Beberapa hari setelah pertengkaran Arsen dan Sina, kini mereka masih saling diam satu sama lain. Terutama Sina, dia masih belum bisa memaafkannya, karena Sina pikir akan sulit untuk memaafkan perbuatan Arsen itu. Kejadian itu sudah sangat lama, itu berarti selama ini, saat Arsen masih bersama dengan Nataya, Arsen juga menyembunyikan semuanya. Sina terbangun saat alarm berbunyi, dia menegakkan tubuhnya lalu bersender di kepala ranjang. Sina menoleh ke sampingnya, rupanya Arsen sudah berangkat lebih dulu. Beberapa hari ini memang itu kebiasaan Arsen, berangkat saat Sina masih tidur, pulang saat Sina sudah tidur. Walaupun di kantor mereka bertemu, tapi mereka bersikap profesional layaknya atasan dan bawahan. Mereka saling berbicara hanya saat ada hal penting saja. Sina bergegas ke kamar

