Weekend akhirnya datang, saatnya bagi Sina untuk mengistirahatkan tubuhnya. Ternyata bekerja di kantor sangat lelah, tak heran jika kakaknya sering kali mengeluh sakit. Sina sengaja bangun agak siang, sudah lama sejak menikah dengan Arsen, Sina tidak pernah bangun siang seperti ini karena dia harus menyiapkan sarapan untuk suaminya. Suami? Sina bahkan masih tidak menyangka, kalau dia sudah menikah dengan Arsen. Sina yang masih rebahan di ranjang, melihat Arsen sudah sangat rapi. "Lo mau kemana? Rapi banget!" "Aku ada urusan sebentar, jadi aku harus pergi." "Pergi kemana?" Arsen sibuk memakai jam tangannya sampai tidak menjawab pertanyaan Sina. Setelah itu Arsen pergi begitu saja. "Arsen!" Sina mendengus kesal. Sina tiba-tiba teringat dengan isi chat Nela kemarin. Nela mengajak A

