Mobil Akbar keluar pintu gerbang perusahaan dan setelah itu mobil Tedy berhenti di depan pintu perusahaan. Saat Tedy keluar dari mobil dan masuk ke lobi perusahaan, dia melihat ada cukup banyak orang di lobi, dan sebagian dari orang-orang itu Tedy mengenali mereka. Seperti, Luhut, Binsar dan Agam. Ada istri dan anaknya yang sedang berdiri seperti canggung dan ada yang berwajah cemberut matanya memerah. Wajah cemberut matanya memerah itu adalah sang anak. "Nita, perempuan itu yang tidak tahu diri. Akbar dan kamu itu sudah dijodohkan dari awal. Berani sekali dia masuk tengah dan mengacaukan perjodohan ini, dia pikir dia siapa? hanya penjual tidak tetap saja bikin diri seperti orang yang-" "Tante Frina, mohon agar tidak membicarakan masalah pribadi di sini," potong Luhut. Jika Frina mene

