Luhut mondar-mandir tak karuan di dalam kamarnya dengan masih dibungkus kimono mandi. Dia memegang ponselnya dan sering sekali menggertakkan giginya kesal. "Akbar sialan! mau lamar Campak baru nggak bilang-bilang ke aku!" rutuk Luhut. Pria 37 tahun itu tahu bahwa gadis yang akan dilamar oleh Akbar pastinya Cempaka karena dia telah menyelidiki tentang Cempaka yang tinggal di Brebes. Tidak mungkin Akbar melamar Anita yang jauh dari pandang mata dan perasaan Akbar. Hal lamaran ini sungguh mengejutkannya, dia yang sebagai sepupu satu kali dari Akbar menjadi kebakaran jenggot. Bagaimana tidak kebakaran jenggot, Akbar terkenal dingin dan tak berperasaan cinta pada perempuan manapun, berpacaran dengan Cempaka beberapa bulan lalu saja sudah cukup membuat Luhut kaget bukan main, apalagi ini melam

