Bab 62

1924 Kata

Paginya, pada jam sebelas siang di Brebes, keluarga Luhut saling bertemu dan sapa rindu. "Ah Maura, cucu Oma!" seorang wanita paruh baya berambut pendek sebahu memeluk Maura. "Oma!" panggil Maura senang. Maura dikecup sayang oleh sang nenek. hal ini membuat hati Maura senang, karena dia dan sang nenek jarang bertemu. Kalaupun bertemu hanya ada acara keluarga dan hari besar. Apalagi jarak dari Medan ke Bandung cukup jauh. "Cucu kesayangannya Oma," ujar sang nenek. Maura terkekeh. "Oma, Maura seneng banget lihat Oma," ujar Maura. "Oma juga, sayang. Seneng banget," balas sang nenek. "Ayo cium Oma dulu!" pinta sang nenek. Maura dengan senang hati mencium dua pipi sang nenek. Hotel tempat menginap dari keluarga Luhut cukup ramai karena kehadiran dari keluarganya. "Perjalanan nggak te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN